11 wisata kuliner yang yang paling sering dikunjungi wisatawan
1. Gudeg Wijilan. Sesuai dengan namanya : Gudeg Wijilan, lokasnya adalah di sepanjang Jalan Wijilan, Kelurahan Penembahan, Yogyakarta. Di sepanjang ruas ini terdapat puluhan penjual gudeg dengan karakteristik yang bermacam-macam : manis ala jogja, agak berkuah, dsb. Dari sekian banyak penjual gudeg tersebut ada beberapa gudeg yang banyak disukai dan sering dicari para penikmat makanan, yaitu gudeg Yu Djum.menurut info update gudeg ini udah ga harga mahasiswa lagi lho -__-”
2. Gudeg Toegoe. Gudeg Toegoe, sedikit berbeda dibandingkan dengan Gudeg wijilan. Jenis gudeg tugu merupakan gudeg basah. Keunikan Gudeg Tugu adalah kita bisa merasakan makan di trotoar dengan fasilitas seadanya dan pemandangan ruas jalan malioboro dan Toegoe di waktu malam. Gudeg Toegoe hanya dibuka antara pukul 17.00 s/d 22.00 WIB
3. Gudeg Permata. Dinamakan Gudeg permata, karena dibuka di belakang bioskop permata, Jl. Gadjah Mada, Yogyakarta. Jenis gudeg yang ditawarkan merupakan gudeg basah (lebih basah dibandingkan gudeg Toegoe)
4. Gudeg Pawon. Keunikan dari gudeg ini adalah penyajiannya dilakukan langsung di dapurnya. Para tamu langsung masuk ke dapur untuk memilih makan yang diinginkannya. Mereka boleh tetap menyantap hidanganya di dapur, atau dibawa keluar ke teras depan rumah. Warung inipun juga baru buka tengah malam. Gudeg pawon beralamat di Jl. Janturan 36-38, Yogyakarta
5. Ayam Goreng Bu Tini. Ayam goreng Bu Tini, berbeda dengan Ayam Goreng Manis lainnya. Ayam goreng bu tini cukup nikmat disantap dan tidak alot. Berlokasi di Jl. Sultan Agung, Yogyakarta, ayam goreng bu tini banyak disukai dan dicari penikmat kuliner baik dari dalam maupun jogja
6. Soto Sawah “Pak Slamet”. Sesuai dengan namanya, soto sawah, Lokasi Warung Soto ini adalah di tengah sawah, di daerah Gampin, Yogyakarta. Menu khasnya adalah soto dengan ayam suwir. Sangat pas dinikmati pada pagi hari, karena warung ini telah bukan pada pukul 07.00 WIB. Banyak komunitas bikers/riders yang mampir di warung ini, sebagai tempat istirahat setelah bersepeda.
7. Sate Karang “Pak Prapto”. Dinamakan sate karang karena lokasinya berada di lapangan Karang, Kotagede, Yogyakarta. Daging satenya dari daging sapi. Menu andalannya adalah sate sapi yang dicampur dengan lontong sayur. Kombinasinya rasanya antara manis dan empuknya sate sapi dengan segarnya lontong sayur mejadi menu andalan ini banyak dikangeni penggemarnya. Karena berada di lapangan, sate karang “Pak Prapto” menawarkan pula, view menarik di waktu malam: tenang dan akrab, yang kental dengan suasana jogjanya
8. Mie jawa mbah geno
9. Sate klatak jejeran
10. Raminten
11. Bukit Indah patok
Tidak ada komentar:
Posting Komentar